Followers

Saturday, October 01, 2011

KESAKTIAN PANCASILA

Sinar matamu tajam namun ragu

Kokoh sayapmu semua tahu

Tegap tubuhmu takkan tergoyahkan

Kuat jarimu kalau mencengkeram

Bermacam suku yang berbeda

Bersatu dalam cengkeramanmu


Angin genit mengelus merah putihku

Yang berkibar sedikit malu-malu

Merah membara tertanam wibawa

Putihmu suci penuh kharisma

Pulau pulau yang berpencar

Bersatu dalam kibarmu


Terbanglah garudaku

Singkirkan kutu-kutu di sayapmu oh…..

Berkibarlah benderaku

Singkirkan benalu di tiangmu

Jangan ragu dan jangan malu

Tunjukkan pada dunia

Bahwa sebenarnya kita mampu


Mentari pagi sudah membumbung tinggi

Bangunlah putra putri ibu pertiwi

Mari mandi dan gosok gigi


Setelah itu kita berjanji

Tadi pagi esok hari atau lusa nanti

Garuda bukan burung perkutut

Sang saka bukan sandang pembalut

Dan coba kau dengarkan

Pancasila itu bukanlah rumus kode buntut

Yang hanya berisikan harapan

Yang hanya berisikan khayalan


# Lyric: Bangunlah putra-putri pertiwi by Iwan Fals

Thursday, September 29, 2011

Cahaya di atas Cahaya


" Allah (Pemberi) cahaya (kapada) langit dan bumi.
Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar.

Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara,
yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya,
(yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya),
yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api.

Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis),
Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. "

(Qur'an Surah An Nur ayat 35)


....bimbing kami menuju cahaya-Mu ya Rabbi.....

Sunday, September 25, 2011

BOM Solo !!! Hati-hati jangan terprovokasi...

Solo yang beberapa tahun terkahir ini sudah "adem ayem", hari ini dikagetkan dengan sebauh peristiwa yang sangat menggemparkan. Sebuah gereja diserang bom bunuh diri saat para jama'ah selesai melaksanakan kebaktian.

Berikut adalah berita yang dilansir oleh VIVA News:

Bom di Gereja Kepunton Solo

VIVAnews - Bom meledak usai kebaktian di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Tegal Harjo, Jebres, Solo Minggu 25 September 2011. Ledakan bom menyebabkan korban luka 15 orang dan korban tewas satu orang.

Korban tewas diduga merupakan pelaku pembom. Dalam melaksanakan aksinya, pelaku sempat mondar-mandir di sekitar gereja. Dia mengenakan pakaian putih abu-abu.

Sebanyak 14 korban berada di Rumah Sakit dr Oen Solo, dan satu orang di Rumah Sakit Brayat. Dari seluruh korban, ada empat korban yang sudah di perbolehkan pulang. Sebanyak 10 korban masih dirawat, dan satu korban harus menjalani operasi.

=======================================

Banyak berita kemudian muncul di media dengan berbagai pengemasan. Banyak pihak kemudian berspekulasi tentang pelaku dan motif bom bunuh diri tersebut. Para pakar terorisme mengatakan pelaku merupakan jaringan teroris pengeboman mapolres Cirebon karena modus pengeboman dan jenis bom hampir sama. Mereka mengatakan pelaku merupakan sel-sel teroris Jama'ah Islamiyah yang masih subur hidup di Indonesia. Kalau ada seseorang mengatakan seperti itu, secara tidak langsung mereka menyinggung pemikiran para pelaku yang seringkali dikaitkan dengan Islam garis keras. Sementara pihak polri sendiri masih melakukan identifikasi pelaku dan motif bom bunuh diri.

Sebaiknya sebelum jelas informasi dari pihak yang berwenang, janganlah pihak-pihak yang belum punya bukti mendahului untuk berkomentar dan berspekulasi. Jangan sampai ada pihak-pihak yang merasa tersakiti atau tersinggung karena komentar-komentar yang tidak bertanggung jawab. Yang demikian itu justru bisa memperkeruh situasi karena kajadian ini sarat akan provokasi.

Alangkah bijaknya pernyataan dari bapak Jokowi (walikota Solo) berikut ini :“Saya berharap masyarakat tetap menjaga ketenangan, tapi juga waspada. Mari pelihara konstruksi bangunan kebersamaan dan toleransi untuk ketenangan republik ini,” kata Jokowi dalam wawancaranya dengan TV One, Minggu, 25 September 2011.

Kita semua umat Islam maupun umat Nasrani jangan mau untuk diadu domba dengan cara-cara murahan yang tidak manusiawi seperti ini. Terutama semua saudara warga Solo yang ramah dan toleran, marilah tetap jaga kedamaian kota Solo tercinta ini. Semua yang terjadi ini hanyalah konspirasi dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang tidak suka umat Islam dan umat Nasrani hidup berdampingan dengan damai di negara Indonesia, terutama di kota Solo.

Tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan. Apalagi Islam yang sangat menganjurkan untuk berkasih sayang. Jangankan dalam kondisi damai, dalam kondisi perang saja umat Islam dilarang untuk menyakiti kaum yang lemah dan melakukan pembunuhan dengan sadis.

Perhatikan sabda Rasulullah Saw bila melepas pasukan yang akan pergi berperang (tanpa disertainya), beliau berpesan: “Dengan nama Allah, dengan disertai Allah, di jalan Allah dan atas sunah Rasulullah. Janganlah kamu berlebihan mengambil barang rampasan tanpa seijin pimpinan pasukan. Janganlah kamu berkhianat dan jangan pula melakukan sadisme (menganiaya) terhadap musuh. Jangan membunuh anak-anak, wanita-wanita dan laki-laki yang telah tua.” (HR. Ath-Thabrani dan Abu Dawud)

Allah juga telah berfirman dalam Al Qur'an yang artinya:
” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keredhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, Maka bolehlah berburu. dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya. " (QS. Al-Maidah: 2).

Allah juga berfirman dalam ayat yang lain yang artinya:
“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadanya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahma Nya (hujan) hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu kami turunkan hujan di daerah itu. Maka kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanam-tanamannya tumbuh dengan seizin Allah, dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami)bagi orang-orang yang bersyukur.” (QS Al A’raf : 56-58)

Mari jaga Solo tercinta "Spirit of Java - Spirit of Indonesia" ,
SOLO TETAP CINTA DAMAI !!!

Thursday, September 22, 2011

Road to Paris Van Java






Pertama kalinya menjejakkan kaki di kota Paris van Java. Meskipun dengan sisa-sisa tenaga semalam penuh di gerbong emergency kereta ekonomi. Satu gerbong di belakang lokomotif yang seharusnya tidak boleh ditempati penumpang tetap saja di dobrak demi sejenak meluruskan kaki meletakkan pantat.







Sebelum esok hari mengikuti seminar nasional di UNPAD, bolehlah mengunjungi kampus teknologi yang konon terbaik dan tertua di Indonesia. Memang saya tidak bisa kuliah di kampus ITB yang hebat ini, tapi insyaAllah suatu saat saya akan menjadi pembicara pada acara besar di kampus ini.



Saatnya kembali ke jalan yang benar. Sabtu pagi mengikuti seminar nasional aljabar di kampus 2 Universitas Padjajaran. Ternyata pembicara utamanya dosen kami sendiri di UGM, Prof. Sri Wahyuni. Dunia memang sempit, di sana juga saya ketemu dengan trio dosen aljabar di UNS; Pak Santosa, Pak Pangadi, dan Pak Santosa. InsyaAllah saya yang akan menggantikan bapak-bapak mengajar aljabar kelak :) Aamiin....




Sebelum pulang kita sempatkan mampir sebentar di kampus tertua pencetak guru di Indonesia, UPI. Menyempatkan juga mampir sholat di Masjid baru 4 lantainya, masjid yang menjadi markas tutorial agama islam. Tidak salah kalau dulu temen-temen Biro AAI UNS study banding ke masjid ini. Waktu mampir disana ada acara mentoring bareng-bareng, entah apa programnya tapi di seluruh sudut masjid penuh sesak dengan lingkaran-lingkaran Rabbaniyah...

Monday, September 19, 2011

SEBELUM CAHAYA...


ku teringat hati, yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi, engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta...

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya...

ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta...

kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta...

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya

ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta...

Dengan sebuah gitar tua, kelak ingin kulantunkan lagu ini kepada seseorang yang akan menemani perjalanan hidupku menuju cahaya...


Thursday, September 15, 2011

Menanti Sebuah Jawaban...




Kurelakan kaki terhuyung menyusuri jalanan panjang,
Kubiarkan mata sembab terjaga sepanjang malam..

Semata karna hati ingin mencari jawaban
Jawaban dari sebuah penantian berkepanjangan..

Semakin jauh kaki menapak,
semakin kabur mata menangkap bayangan..

ternyata,
Bukanlah kepastian yang tak mau hadir menjawab penantian..
Hanya saja lisan tak sanggup 'tuk mengungkapkan,
Hanyalah tangan yang belum kuat 'tuk mencoba mengayuh sampan...

================================================

"Dan karena kau tak mungkin meminta menanti,
maka pilihannya mempersilakan atau mengambil kesempatan
Yang pertama berarti pengorbanan sedangkan yang kedua berarti keberanian...
"
(Salim A Fillah)

Wednesday, September 14, 2011

Pemandian Air Panas GUCI - Tegal

Alhamdulillah setelah sekian lama merindukan mandi di pemandian air hangat, akhirnya bulan Syawal 1432H ini bisa main ke pemandian air panas GUCI, TEGAL.

Selamat datang di wisata air panas GUCI - Tegal



Sesampai di tempat yang pasti dilakukan langsung berendam air panas... nikmat sekali, seandainya di sekitar Solo ada ingin sering-sering berendam...


Setelah puas berendam air panas gantian mainan di gerojogan air ademnya



Aliran sungainya mantep juga...



@ Guci- Tegal, 12 September 2011 (InsyaAllah aku akan datang lagi dengan seseorang yang menemani...)